pilih solusi tepat dan nyata di d'BCN

Thursday, April 18, 2013

Hati-hati Berpakaian tapi Telanjang


Assalamualaikum, wr,wb.
           
Pada ajaran Islam, Allah SWT telah memerintahkan kaum wanita untuk menutup aurat dan perintah ini telah tercantum dalam Al-Quran Surat Al-Ahzab Ayat 59 yang artinya:
“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin. Hendaklah mereka menghulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, kerana itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.“
          Dari surat tersebut benar-benar telah diperintahkan bagi kaum wanita untuk menutup aurat, tatapi dewasa ini kita harus bersyukur menyaksikan ramai sekali wanita yang telah memakai tudung seperti yang berjubah, berbaju kurung atau berseluar. Ini merupakan satu fenomena yang baik jika dibandingkan dengan zaman datuk nenek kita yang mana sukar untuk kita melihat para wanita memakai tudung. Selain banyak yang telah menggunakan jilbab, masih banyak wanita yang menggunakan jilbab tetapi telanjang. Arti dari telanjang disini merupakan pakaian yang dipakai tidak sesuai dengan syariat Islam yang di anjurkan oleh Allah SWT.
            Dibawah ini terdapat beberapa contoh pakaian yang belum sesuai dengan syariat Islam, hal ini untuk mengkoreksi diri kita sebagai wanita apakah pakaian kita telah sesuai dengan syariat Islam atau belum.




Begitu cantiknya apabila semau wanita menggunakan pakaian seperi ini. Selain itu terdapat hadist yang mengenai berpakian tetapi telanjang yaitu :
Dari Ummu Salamah r.a: Pada suatu malam, Rasulullah saw. Bangun tidur, lalu berkata, “Tiada tuhan selain Allah. Fitnah apa yang diturunkan pada mala mini? Pusakan apa yang diturunkan pada malam ini? Siapakah orang yang telah membangunkan para penghuni kamar? Berapa banyak perempuan berpakaian di dunia, tetapi telanjang kelak di Hari Akhirat?” (HR Al-Bukhari)
Dari hadits tersebut dijelaskan bahwa sekelompok perempuan yang memiliki sifat-sifat yang nista, memperlihatkan aurat, tidak menjaga kesucian diri, mengembuskan fitnah kepada orang-orang yang beriman, memikat hati orang-orang yang lemah iman, dan membangkitkan syahwat dengan cara yang tidak benar. Mereka hanya menunggu murka Allah SWT dan laknat seluruh penghuni bumi.
Naudzubillah...
Ini merupakan salah satu janji Allah SWT, semoga kita sebagai wanita bisa memilih mana yang baik dalam menggunakan pakaian sesuai dengan syariat Islam.

Semoga bermanfaat ;)
Wassalamualaikum, wr, wb

penulis: Deviyanti_mahasiswa

Wednesday, April 17, 2013

Bagaimana mengambil keputusan yang baik?


Dalam kehidupan kita sebagai manusia tak luput semuanya harus mengambil “keputusan”. Baik keputusan hal kecil maupun keputusan hal besar, sebenarnya keputusan hampir sama dengan takdir. Dalam artian, keputusan disini yaitu keputusan dari Allah SWT, itu lah takdir kita. Contohnya seperti keputusan Allah SWT memberikan jodoh, rezeki,dll itu telah Allah atur di Lauful Makhfudz dan sebagai takdir kita.
Adapun contoh lainnya dalam mengambil keputusan seperti:

1.     Keputusan memilih keyakinan
2.     Keputusan memilih yang halal dan menjauhi yang haram
3.     Keputusan menekuni keahlian
 Dalam keputusan menekuni keahlian ini terdapat pada Al-Quran (QS. Al-Lail)
4.     Keputusan mengambil peran menanggung orang lain
 Keputusan mengambil peran menanggung orang lain ini sangat melekat untuk kaum adam yang   telah memiliki keluarga, karena keluarga itu tanggungan seorang suami, terdapat pada Al-Quran (QS.An-Nahl ayat 78)
5.      Keputusan memilih gaya hidup (pola hidup)

Pada saat mengambil keputusan kita mungkin akan dihadapkan pada kondisi yang sangat sulit, harus mengambil keputusan yang mana. Dalam Islam diajarkan bagaimana mengambil keputusan yang baik itu, yaitu:

1.    Mengambil Keputusan Harus Sangat Hati-hati (QS/ Al-An’Am ayat 116)

Contoh: Saat hendak menikah, harus berhati-hati dalam milih pasangan. Baik untuk kaum adam maupun kaum hawa bukan salah satu saja, harus berhati-hati, karena yang namanya menikah adalah fase kehidupan jangka panjang bukan hanya sehari, sebulan, setahun, tapi bisa berpuluh tahun kita akan mengarungi masa depan bersama pasangan.

2.    Mengambil Keputusan Segera
Mengambil keputusan segera, seperti contoh ada teman kita yang terkena musibah dan membutuhkan donor darah, hal tersebut harus membutuhkan keputusan segera, kita sebagai temannya apakah akan menolong atau tidak. Tapi jangan sampai kita mengambil keputusan segera pada saat kondisi yang tidak enak, misalnya marah karena cenderung syaitan yang menguasai kita saat itu.
3.      Gunakan Kesadaran & Hati.
Gunakan kesadaran dan hati, hal ini karena saat hati dan pikiran sedang tidak baik, keputusan yang diambil akan salah.
4.      Diskusi, Bertanya kepada Orang Tua dan Orang yang Lebih Tahu (QS. As-Syuro ayat 38).
Hal ini sangat perlu dilakukan untuk membantu dalam mengambil keputusan, sehingga keputusan yang di ambil itu bukan baik di mata kita saja tetapi baik di mata orang lain juga.
5.     Berdoa’ dan Meminta Petunjuk kepada Allah SWT.

Semoga kita sebagai kaum muslimim selalu mengambil keputusan dengan cara yang baik  ;)

Penulis: Deviyanti_mahasiswa